<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Asmacs's Weblog</title>
	<atom:link href="http://asmacs.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://asmacs.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 May 2008 15:36:31 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='asmacs.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/a43dd586c1e416da2d6a9ee8db867967?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Asmacs's Weblog</title>
		<link>http://asmacs.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Renungan Ibu</title>
		<link>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/renungan-ibu/</link>
		<comments>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/renungan-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 15:36:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asmacs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asmacs.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika&#8230; Seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Menjelang diturunkan, dia bertanya kepada Tuhan,
&#8220;Pada malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia. Tetapi bagaimana cara saya hidup di sana? saya begitu kecil dan lemah.&#8221; kata si bayi.
Tuhan menjawab,
&#8220;Aku telah memilih satu melaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu.”
&#8220;Tapi di surga, apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=49&subd=asmacs&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">Suatu ketika&#8230; Seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Menjelang diturunkan, dia bertanya kepada Tuhan,</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">&#8220;Pada malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia. Tetapi bagaimana cara saya hidup di sana? saya begitu kecil dan lemah.&#8221; kata si bayi.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Tuhan menjawab,</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">&#8220;Aku telah memilih satu melaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu.”</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">&#8220;Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa,</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">ini cukup bagi saya untuk bahagia.&#8221; kata si bayi.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Tuhanpun menjawab,</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">&#8220;Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih bahagia.&#8221;</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Si bayipun betanya kembali,</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">&#8220;Dan apa yang saya lakukan saat saya ingin berbicara dengan &#8211; Mu?&#8221; </span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Sekali lagi Tuan menjawab,</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">&#8220;Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana kamu berdoa.&#8221;</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">Si bayipun masih belum puas, ia bertanya lagi,</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">&#8220;Saya mendengar di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?&#8221;</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab,</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">&#8220;Malaikatmu akan melindungimu dengan taruhan jiwanya sekalipun.&#8221;</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya,</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">&#8220;Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi.&#8221;</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Dan Tuhanpun menjawab,</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">&#8220;Malaikatmu akan menceritakanmu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku. Walaupun sesungguhnya Aku selalu berada disimu.&#8221;</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">Saat itu surga begitu tanangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya, &#8220;Tuhan&#8230;jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahu siapa nama malaikat dirumahku nanti?&#8221;</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Tuhanpun menjawab&#8230;</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">&#8220;Kamu dapat memanggil malaikatmu&#8230; IBU&#8230;&#8221;</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">Kenanglah Ibu yang menyayangimu. Untuk Ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi&#8230; Ingatlah engkau ketika, ibumu rela tidur tanpa selimut demi milihatmu tidur nyeyak dengan dua selimut membalut tubuhmu.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Ingatlah ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ?</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#0000ff;">…</span><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">.dan ingatlah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit?</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">tempat kau dilahirkan.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan di masa datang. Ketika ibu telah tiada&#8230;</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita,</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Tak ada lagi senyman indah&#8230; tanda bahagia.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">Yang ada hanya baju  yang digantung di lemari kamarnya.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:0.8em;"><span><span><span style="font-size:xx-small;">Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata yang mendo&#8217;akanmu disetiap hembusan nafasnya.</span></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Kembalilah segera&#8230; peluklah ibu yang selalu menyayangimu&#8230;</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Ciumlah kaku ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-US" align="justify">Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/asmacs.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/asmacs.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asmacs.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asmacs.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asmacs.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asmacs.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asmacs.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asmacs.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asmacs.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asmacs.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asmacs.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asmacs.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=49&subd=asmacs&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/renungan-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ca47a53d4cef656eff18fa67b1ed4d46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">asmacs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kopi Stek Makin Digandrungi</title>
		<link>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/kopi-stek-makin-digandrungi/</link>
		<comments>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/kopi-stek-makin-digandrungi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 15:20:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asmacs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kopi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asmacs.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[
Untuk mendukung produksi kopi berkualitas ekspor, masyarakat Kota Pagaralam kini mulai melirik atau mengembangkan kopi stek. Selain buahnya lebih banyak dari kopi biasa, perawatan kopi yang dikembangbiakkan melalui stek ini tidak rumit serta tahan hama.
Hanya saja, saat panen atau memetik buahnya, harus benar-benar matang atau masak. Hal ini untuk meningkatkan kualitas biji kopi yang akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=48&subd=asmacs&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="snap_preview">
<p>Untuk mendukung produksi kopi berkualitas ekspor, masyarakat Kota Pagaralam kini mulai melirik atau mengembangkan kopi stek. Selain buahnya lebih banyak dari kopi biasa, perawatan kopi yang dikembangbiakkan melalui stek ini tidak rumit serta tahan hama.</p>
<p>Hanya saja, saat panen atau memetik buahnya, harus benar-benar matang atau masak. Hal ini untuk meningkatkan kualitas biji kopi yang akan dihasilkan nantinya. Sementara itu, hingga saat ini sudah hampir 60% petani kopi yang sudah berupaya untuk meningkatkan hasil panen atau buah kopi dengan melakukan stek.</p>
<p>Didi, 28, petani asal Pagar Banyu, mengungkapkan, sekarang ini untuk mengupayakan peningkatan hasil panen kopi dari biasanya, dirinya telah melakukan penyetekan terhadap pohon kopi yang ada di kebunnya.</p>
<p>Stek dilakukan untuk pohon kopi yang hasilnya sedikit, lalu dikawinkan dengan pohon yang buahnya banyak. Didi menjelaskan, untuk melakukan penyetekan tidak bisa dilakukan sembarangan, harus dipilih bibit kopi yang bagus.</p>
<p>“Untuk menyetek kiranya dapat memilih bibit yang baik. Ini agar hasil yang akan didapat nantinya dapat sesuai dengan apa yang diinginkan,” ujar Didi, seraya mengatakan bahwa dalam melakukan penyetekan diharapkan pada musim penghujan agar kopi yang distek tidak layu dan mati.</p>
<p>Bila kopi tidak dilakukan penyetekan, ulas Didi, maka paling banyak buah yang dihasilkan mencapai 1,5 kg per pohon. Tetapi, bila kopi stek ditambah dengan kualitas unggul, paling sedikit biji kopi yang dihasilkan 3 kg per pohon.</p>
<p>“Memang kopi stek hasilnya lebih banyak dari kopi yang tidak dilakukan penyetekan. Untuk kopi stek bisa menghasilkan biji hingga mencapai 5 kg per pohon. Bayangkan saja, jika semua petani melakukan penyetekan, pasti hasil yang didapatkan akan banyak,” tukasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kota Pagaralam HA Kadir mengatakan, saat ini petani kopi sudah banyak yang melirik pengembangan budi daya kopi stek.Dari hasil yang sudah dilakukan,petani memang cukup berhasil, buahnya cukup lebat.</p>
<p>“Untuk sekarang ada sejumlah daerah yang sudah membudidayakan kopi dengan cara stek dan sudah beberapa kali panen, seperti di Muarasiban, Kerinjing, Dempo Tengah dan sejumlah daerah lainnya,” tukasnya.</p>
<p>Kadir menjelaskan, sekarang pihaknya sedang melakukan uji coba terhadap 800 batang kopi stek. Jika berhasil, lahan dan pohon akan diperbanyak lagi menjadi 1.000–1.500 batang.</p>
<p>“Diharapkan semua petani untuk melakukan pengembangan budi daya kopi stek yang sudah banyak dikembangkan petani kopi di daerah Dempo Utara dan Dempo Selatan,” ujarnya. (yayan darwansah/SINDO)</p>
</div>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/asmacs.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/asmacs.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asmacs.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asmacs.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asmacs.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asmacs.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asmacs.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asmacs.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asmacs.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asmacs.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asmacs.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asmacs.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=48&subd=asmacs&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/kopi-stek-makin-digandrungi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ca47a53d4cef656eff18fa67b1ed4d46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">asmacs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BUDIDAYA TANAMAN KOPI</title>
		<link>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/budidaya-tanaman-kopi/</link>
		<comments>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/budidaya-tanaman-kopi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 15:16:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asmacs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kopi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asmacs.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[I.                Pendahuluan
Tanaman kopi merupakan komoditi ekspor yang cukup menggembirakan karena mempunyai nilai ekonomis yang relative tinggi di pasaran dunia, di samping itu tanaman kopi ini adalah salah satu komoditas unggulan yang dikembangkan di Jawa Barat.
Tanaman kopi jenis arabika sat ini mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi dibandingkan dengan kopi Robusta yang mana pada tahun 1990 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=47&subd=asmacs&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-indent:-36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">I.</span><span style="font:7pt;">                </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;">Pendahuluan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Tanaman kopi merupakan komoditi ekspor yang cukup menggembirakan karena mempunyai nilai ekonomis yang relative tinggi di pasaran dunia, di samping itu tanaman kopi ini adalah salah satu komoditas unggulan yang dikembangkan di Jawa Barat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Tanaman kopi jenis arabika sat ini mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi dibandingkan dengan kopi Robusta yang mana pada tahun 1990 harga kopi Arabika 1,85 U$D/Kg, sedangkan kopi Robusta 0,83 U$D/Kg.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan harga kopi Robusta di pasaran dunia antara lain :</span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span><span style="font-size:small;">Kelangkaan pasok jenis kopi Arabika. </span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span><span style="font-size:small;">Kopi robusta mengalami over supply.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span><span style="font-size:small;">Penggunaan kopi Robusta semakin tinggi.</span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span><span style="font-size:small;">Situasi pasaran dunia untuk jenis Robusta menurun sehingga ICO melakukan pemotongan kuota sebanyak 2 kali lipat dalam setahun.</span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Dari hal tersebut perlu adanya usaha pemilihan jenis kopi yang mempunyai nilai ekonomis dan rasa yang relatif baik serta yang tahan terhadap penyakit karat daun.<span>   </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 6pt;"><span><span style="font-size:small;">Usaha untuk merebut peluang pasar kopi antara lain dengan Pengembangan tanaman kopi Arabika melalui kegiatan peremajaan, peluasan dan rehabilitasi tanaman kopi dari kopi Robusta menjadi kopi Arabika.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 6pt;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">II.</span><span style="font:7pt;">            </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;">Pengertian</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;">                   </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Peremajaan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Peremajaan adalah usaha menggantikan tanaman yang secara ekonomis tidak menguntungkan lagi karena produktivitasnya rendah sehingga perlu diganti dengan yang baru dan dapat menghasilkan produktivitas yang tinggi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;">                 </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Perluasan </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Kegiatan perluasan adalah menanam tanaman kopi di areal baru yang lingkungannya sesuai dengan persyaratan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman kopi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;">                 </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Rehabilitasi </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 12pt;"><span><span style="font-size:small;">Rehabilitasi kebun adalah kegiatan untuk memulihkan kondisi kebun ke keadaan yang lebih baik, sehingga produktivitasnya meningkat. Rehabilitasi tanaman ditujukan pada populasi tanaman yang telah berkurang karena kesalahan kultur teknis, serangan hama dan penyakit serta kekeringan yang akan akan mengakibatkan produktivitas tanaman per hektar rendah atau tidak menguntungkan untuk diusahakan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">III.</span><span style="font:7pt;">       </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;">Budidaya Tanaman Kopi Arabika</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Pada dasarnya untuk usahatani dan budidaya kopi arabika melalui kegiatan Perluasan, Peremajaan dan Rehabilitasi adalah sama seperti pada kegiatan penanaman baru, yaitu :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;">    </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;">Syarat Tumbuh</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Lokasi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Letaknyas terisolir dari pertanaman kopi varietas lain ± 100 meter.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Lahan bebas hama dan penyakit</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Mudah pengawasan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Tanah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">PH tanah<span>              </span>: 5,5 – 6,5</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Top Soil<span>              </span>: Minimal 2 %.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Strukrur tanah<span>    </span>: Subur, gembur ke dalaman relative &gt; 100 cm.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Iklim</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Tinggi tempat<span>      </span>: 800 – 2000 m dpl</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Suhu<span>                   </span>: 15º C &#8211; 25º C.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Curah hujan<span>         </span>: 1.750 – 3000 mm/thn</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span>                                           </span>Bulan kering 3 bulan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;">    </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;">Bahan Tanaman</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Untuk perbanyakan tanaman di lapangan diperlukan Bibit Siap Salur dengan kriteria sebagai berikut :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Sumber benih<span>                  </span>: Harus berasal dari kebun induk atau </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span>                                              </span>perusahaan yang telah ditunjuk.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Umur bibit<span>                      </span>: 8 -12 bulan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Tinggi<span>                             </span>: 20 -40 cm</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Jumlah minimal daun tua<span>   </span>: 5 – 7</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Jumlah cabang primer<span>      </span>: 1</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Diameter batang<span>              </span>: 5 – 6 cm</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;">Kebutuhan bibit/ha</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Jarak tanam<span>                    </span>: 1,25 m x 1,25 m</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Populasi<span>                           </span>: 6.400 tanaman</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 6pt;"><span><span style="font-size:small;">Untuk sulaman<span>                      </span>:<span> </span>25 %</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">3.</span><span style="font:7pt;">    </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;">Penanaman</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Jarak Tanam</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span style="font-size:small;">Sistem jarak tanam untuk kopi arabika antara lain :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Segi empat<span>        </span>: 2,5 x 2,5 m</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pagar<span>                </span>: 1,5 x 1,5 m</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pagar ganda<span>       </span>: 1,5 x 1,5 x 3 cm</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span style="font-size:small;">b.<span>    </span>Lobang Tanam</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Harus dibuat 3 bulan sebelum tanam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-20.7pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Ukuran lubang 50 x 50 x 50 cm, 60 x 60 x 60 cm, 75 x 75 x 75 cm atau 1 x 1 x 1 m untuk tanah yang berat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Tanah galian diletakan di kiri dan kanan lubang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Lubang dibiarkan terbuka selama 3 bulan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">2 -4 minggu sebelum tanam, tanah galian yang telah dicampur dengan pupuk kandang yang masak sebanyak 15/20<span>  </span>kg/lubang, dimasukkan kembali ke dalam lubang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Tanah urugan jangan dipadatkan.</span></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="a">
<li class="MsoNormal"><span><span style="font-size:small;">Penanaman</span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Penanaman dilakukan pada musim hujan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-17.85pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 6pt 53.85pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Leher akar bibit ditanam rata dengan permukaan tanah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">4.</span><span style="font:7pt;">    </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;"><span> </span>Pemeliharaan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Penyiangan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Membersihkan gulma di sekitar tanaman kopi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Penyiangan dapat dilakukan bersama-sama dengan penggemburan tanah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Untuk tanaman dewasa dilakukan 2 x setahun</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;">     </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pohon Pelindung</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Penanaman pohon pelindung</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Tanaman kopi sangat memerlukan naungan untuk menjaga agar tanaman kopi jangan berbuah terlalu banyak sehingga kekuatan tanaman cepat habis.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pohon pelindung ditanam 1 – 2 tahun sebelum penaman kopi, atau memanfaatkan tanaman pelindung yang ada.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Jenis tanaman untuk pohon pelindung antara lain lamtoro, dadap, sengon, dll.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pengaturan pohon pelindung</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Tinggi pencabangan pohon pelindung diusahakan 2 x tinggi pohon kopi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pemangkasan pohon pelindung dilakukan pada musim hujan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-17.85pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 6pt 71.7pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Apabila tanaman kopi dan pohon pelindung telah cukup besar, pohon pelindung bisa diperpanjang menjadi 1 : 2 atau 1 : 4.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pemangkasan Kopi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pangkasan Bentuk</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Tinggi pangkasan 1,5 – 1,8 m</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Cabang primer teratas harus dipotong tinggi 1 ruas</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pemangkasan dilakukan di akhir musim hujan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pangkasan Produksi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pembuangan tunas wiwilan (tunas air) yang tumbuh ke atas.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pembuangan cabang cacing dan cabang balik yang tidak menghasilkan buah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pembuanagn cabang-cabang yang terserang hama penyakit.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pemangkasan dilakukan 3 – 4 kali setahun dan dikerjakan pada awal musim hujan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pangkasan Rejupinasi (pemudaan)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Ditujukan pada tanaman yang sudah tua dan produksinya sudah turun menurun</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pada awal musim hujan, batang dipotong miring setinggio 40 – 50 cm dari leher akar. Bekas potongan dioles dengan aspal.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Tanah disekeliling tanaman dicangkul dan dipupuk</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Dari beberapa tunas yang tumbuh pelihara 1 -2 tunas yang pertumbuhannya baik dan lurus ke atas.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-17.85pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 6pt 71.7pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Setelah cukup besar, disambung dengan jenis yang baik dan produksinya tinggi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 6pt 53.85pt;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">5.</span><span style="font:7pt;">    </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;"><span> </span>Pemupukan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Dosis pemupukan kopi per pohon adalah :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">  </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Umur 1 tahun <span>           </span>:<span> </span>50 gr Urea, 40 gr TSP, dan 40 gr KCL.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">  </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Umur 2 tahun<span>            </span>:<span> </span>100 gr Urea, 80 gr TSP, dan 80<span>  </span>gr KCL.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">  </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Umur 3 tahun<span>            </span>:<span> </span>150 gr Urea, 100 gr TSP, dan 100 gr KCL.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">  </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Umur 4 tahun<span>            </span>:<span> </span>200 gr Urea, 100 gr TSP, dan 100 gr KCL.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">  </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Umur 5-10 tahun<span>       </span>:<span> </span>300 gr Urea, 150 gr TSP, dan 240 gr KCL.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-9pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">  </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Umur 10 thn keatas<span>   </span>:<span> </span>500 gr Urea, 200 gr TSP, dan 320 gr KCL.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;">     </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pupuk diberikan dua kali setahun yaitu awal dan akhir musim hujan masing-masing setengah dosis.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-17.85pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 6pt 35.7pt;"><span><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Cara pemupukan dengan membuat parit melingkar pohon sedalam ± 10 cm, dengan jarak proyek tajuk pohon (± 1 m)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 6pt;"><span><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 18pt;"><strong><span><span><span style="font-size:small;">6.</span><span style="font:7pt;">    </span></span></span></strong><strong><span><span style="font-size:small;">Pengendalian Hama Penyakit.</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">a.</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span style="font-size:small;"><span>Hama</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span style="font-size:small;"><span>Hama</span><span> Bubuk Buah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Penyebab adalah sejenis kumbang kecil</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Menyerang buah muda dan tua</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 72pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pengendalian dengan mekanis yaitu dengan mengumpulkan buah-buah yang terserang, secara kultur teknis dengan penjarangan naungan dan tanaman sedangkan secara chemis dengan Insektisida Dimecron 50 SCW, Tamaron, Argothion, Lebaycide, Sevin 85 S dengan dosis 2 cc / liter air.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 54pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Bubuk Cabang (Xyloborus moliberus)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 81pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Menyerang/menggerek cabang dan ranting kecil 3 – 7 dari pucuk kopi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 81pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Daun menjadi kuning dan rontok kemudian cabang akan mongering.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 81pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pengendalian sama seperti pada hama bubuk buah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">b.</span><span style="font:7pt;">     </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Penyakit</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span style="font-size:small;">Penyakit Karat Daun</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1cm;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 64.35pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">             </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Penyebab adalah sejenis Cendawan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1cm;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 64.35pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">             </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Tanda serangan ada bercak-bercak merah kekuningan pada bagian bawah daun, sedangkan di permukaan daun ada bercak kuning. Kemudian daun gugur, ujung cabang muda kering dan buah kopi menjadi hitam kering dan kualitas tidak baik selanjutnya tanaman akan mati.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1cm;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 64.35pt;"><span style="font-family:Wingdings;"><span><span style="font-size:small;">ü</span><span style="font:7pt;">             </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pengendalian secara kultur teknis dengan menanam jenis kopi arabika yang tahan sepertio S 333, S 288 dan S 795 serta menjaga agar kondisi FungisidaDithane M-45 dengan dosis 2 gr/liter air.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span><span><span style="font-size:small;">c.</span><span style="font:7pt;">      </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Panen</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Kopi Arabika mulai berbuah pada umur 4 tahun.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Petik buah yang betul masak dengan warna merah, tua agar menghasilkan kopi yang berkualitas.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;text-align:justify;margin:0 0 0 63pt;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><span><span style="font-size:small;">Pada waktu panen (pemetikan) agar berhati-hati supaya tidak ada bagian pohon/cabang/ranting) yang rusak.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/asmacs.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/asmacs.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asmacs.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asmacs.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asmacs.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asmacs.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asmacs.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asmacs.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asmacs.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asmacs.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asmacs.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asmacs.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=47&subd=asmacs&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/budidaya-tanaman-kopi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ca47a53d4cef656eff18fa67b1ed4d46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">asmacs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inokulasi Mikoriza pada Kultur In Vitro dan Pengaruhnya</title>
		<link>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/inokulasi-mikoriza-pada-kultur-in-vitro-dan-pengaruhnya/</link>
		<comments>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/inokulasi-mikoriza-pada-kultur-in-vitro-dan-pengaruhnya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 14:43:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asmacs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asmacs.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[ 
 
 
 





Penelitian inokulasi mikoriza secara
 

 
in vitro 

pada planlet kopi telah

dilaksanakan di laboratorium kultur jaringan dan rumah kaca Pusat Penelitian
Kopi dan Kakao Indonesia di Jember. Tujuan penelitian ini adalah untuk


mengetahui respons bibit kopi terhadap inokulasi mikoriza secara
 

 
in vitro 

setelah

dipindah dari laboratorium ke rumah kaca dan ditanam pada media tanpa
penambahan fosfor (P) dan media diperkaya dengan fosfat alam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=46&subd=asmacs&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="left"> </p>
<p align="left"> </p>
<p align="left"> </p>
<p align="left"> </p>
<p align="left">
<div><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;"></p>
<div></div>
<p></span></div>
<p><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;"><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;"></p>
<p align="left">Penelitian inokulasi mikoriza secara</p>
<p> </p>
<p></span></span></p>
<p align="left"> </p>
<p><em><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes-Italic;">in vitro </span></em></p>
<p align="left">
<div><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;">pada planlet kopi telah</span></div>
<p><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;"></p>
<p align="left">dilaksanakan di laboratorium kultur jaringan dan rumah kaca Pusat Penelitian</p>
<p align="left">Kopi dan Kakao Indonesia di Jember. Tujuan penelitian ini adalah untuk</p>
<div></div>
<p><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;"></p>
<p align="left">mengetahui respons bibit kopi terhadap inokulasi mikoriza secara</p>
<p> </p>
<p></span></span></p>
<p align="left"> </p>
<p><em><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes-Italic;">in vitro </span></em></p>
<p align="left">
<div><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;">setelah</span></div>
<p><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;"></p>
<p align="left">dipindah dari laboratorium ke rumah kaca dan ditanam pada media tanpa</p>
<p align="left">penambahan fosfor (P) dan media diperkaya dengan fosfat alam serta frekuensi</p>
<p align="left">penyiraman. Penelitian ini disusun menurut rancangan acak lengkap faktorial.</p>
<div></div>
<p><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;"></p>
<p align="left">Faktor pertama adalah inokulasi jamur mikoriza,</p>
<p> </p>
<p></span></span></p>
<p align="left"> </p>
<p><em><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes-Italic;">Gigaspora margarita, </span></em></p>
<p align="left">
<div><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;">terdiri</p>
<div></div>
<p></span></div>
<p><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;"><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;"></p>
<p align="left">atas tiga perlakuan yaitu kontrol, inokulasi</p>
<p> </p>
<p></span></span></p>
<p align="left"> </p>
<p><em><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes-Italic;">in vitro </span></em></p>
<p align="left">
<div><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;">di laboratorium dan inokulasi</span></div>
<p><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;"></p>
<p align="left">di rumah kaca. Ketersediaan P media merupakan faktor kedua terdiri atas</p>
<p align="left">dua perlakuan yaitu: tanpa penambahan P dan dengan penambahan fosfat alam.</p>
<p align="left">Faktor ketiga merupakan frekuensi penyiraman terdiri atas 3 perlakuan yaitu:</p>
<p align="left">disiram setiap 3, 6 dan 9 hari. Setiap perlakuan diulang tiga kali dan ditanam</p>
<p align="left">pada media steril dan tidak steril. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada</p>
<p align="left">interaksi antara faktor-faktor yang diuji terhadap pertumbuhan bibit kopi akan</p>
<p align="left">tetapi tidak terdapat interaksi terhadap kepadatan spora dan serapan P jaringan.</p>
<div></div>
<p><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;"></p>
<p align="left">Inokulasi</p>
<p> </p>
<p></span></span></p>
<p align="left"> </p>
<p><em><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes-Italic;">in vitro </span></em></p>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;color:#231f20;font-family:CgTimes;">di laboratorium diikuti penyiraman setiap tiga hari</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/asmacs.wordpress.com/46/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/asmacs.wordpress.com/46/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asmacs.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asmacs.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asmacs.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asmacs.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asmacs.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asmacs.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asmacs.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asmacs.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asmacs.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asmacs.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=46&subd=asmacs&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/inokulasi-mikoriza-pada-kultur-in-vitro-dan-pengaruhnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ca47a53d4cef656eff18fa67b1ed4d46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">asmacs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah kopi</title>
		<link>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/sejarah-kopi-2/</link>
		<comments>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/sejarah-kopi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 14:38:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asmacs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kopi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asmacs.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[




Kopi memiliki istilah yang berbeda-beda. Pada masyarakat Indonesia lebih akrab dengan sebutan kopi, di Inggris dikenal coffee, Prancis menyebutnya cafe, Jerman menjulukinya kaffee, dalam bahasa Arab dinamakan quahwa. 
Sejarah kopi diawali dari cerita seorang penggembala kambing Abessynia yang menemukan tumbuhan kopi sewaktu ia menggembala, hingga menjadi minuman bergengsi para aristokrat di Eropa. Bahkan oleh Bethoven [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=45&subd=asmacs&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr bgcolor="#cccc99">
<td width="89%" height="78" valign="top">
<div>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Kopi memiliki istilah yang berbeda-beda. Pada masyarakat Indonesia lebih akrab dengan sebutan <em>kopi</em>, di Inggris dikenal <em>coffee</em>, Prancis menyebutnya <em>cafe</em>, Jerman menjulukinya <em>kaffee</em>, dalam bahasa Arab dinamakan <em>quahwa</em>. </span></p>
<p align="left"><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Sejarah kopi diawali dari cerita seorang penggembala kambing Abessynia yang menemukan tumbuhan kopi sewaktu ia menggembala, hingga menjadi minuman bergengsi para aristokrat di Eropa. Bahkan oleh Bethoven menghitung sebanyak 60 biji kopi untuk setiap cangkir kopi yang mau dinikmatinya.</span></p>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Sejak penemuan tumbuhan kopi tersebut kemudian seorang sufi Ali Bin Omar dari Yaman menjadikan rebusan kopi sebagai obat penyakit kulit dan obat-obatan lainnya. Sehingga pada waktu itu kopi mendapat tempat terhormat di kalangan masyarakat negeri itu. Dari khasiat kopi tersebut akhirnya membawa kemakmuran bagi pemilik-pemilik kebun kopi, pengusaha kedai kopi, pedagang kopi, eksportir kopi, dan pemerintah di berbagai belahan dunia tanaman minuman beraroma khas itu ditanam.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Banyaknya khasiat yang didapat dari kopi, sehingga penyebarannya cukup pesat terutama di benua Eropa. Di Salerno, Italia, kopi telah dikenal pada abad kesepuluh. Setelah itu berlanjut dengan pembukaan kedai kopi bernama Botega Delcafe pada tahun 1645 yang kemudian menjadi pusat pertemuan cerdik pandai di negara pizza tersebut. </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Di Kota London, coffee house pertama dibuka di George Yard di Lombat Sreet dan di Paris, kedai kopi dibuka pada tahun 1671 di Saint Germain Fair. Sedangkan di Amerika, kopi dijadikan sebagai minuman nasional di Amerika Serikat dan menjadi menu utama di meja-meja makan pagi. Meskipun perkembangan kopi begitu pesat pada abad-abad itu tetapi orang-orang Arab telah lebih dulu memonopolinya sebagai tanaman, dan mereka hanya mengekspor kopi yang sudah digoreng atau digonseng.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Sedangkan penyebaran tumbuhan kopi ke Indonesia dibawa seorang berkebangsaan Belanda pada abad ke-17 sekitar tahun 1646 yang mendapatkan biji arabika mocca dari Arabia ke Jakarta. Kopi arabika pertama-tama ditanam dan dikembangkan di sebuah tempat di timur Jatinegara, yang menggunakan tanah partikelir Kesawung yang kini lebih dikenal Pondok Kopi.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Kemudian kopi arabika menyebar ke berbagai daerah di Jawa Barat, seperti Bogor, Sukabumi, Banten, dan Priangan, melalui sistem tanam paksa. Setelah menyebar ke Pulau Jawa, tanaman kopi kemudian menyebar ke daerah lain, seperti Pulau Sumatera, Sulawesi, Bali, dan Timor. &#8220;Bahkan kopi arabika yang semula ditanam di Brasil (negara produsen kopi terbesar di dunia) konon bibitnnya berasal dari Pulau Jawa,&#8221; ungkap Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jawa Timur Mudrig Yahmadi. </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Dalam sejarahnya, Indonesia bahkan pernah menjadi produsen kopi arabika terbesar di dunia, walaupun tidak lama akibat munculnya serangan hama karat daun. Serangan hama yang disebabkan cendawan <em>hemileia vastatrix</em> tersebut menyerang tanaman kopi di Indonesia sekitar abad ke-19.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Meskipun demikian, sisa tanaman kopi arabika masih dijumpai di kantong penghasil kopi di Indonesia, antara lain dataran tinggi Ijen (Jatim), tanah tinggi Toraja (Sulsel), serta lereng bagian atas pegunungan Bukit Barisan (Sumatera), seperti Mandailing, Lintong dan Sidikalang (Sumut) serta dataran tinggi Gayo (DI Aceh).</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Perjalanan kopi bukan begitu saja menjadi salah satu minuman dunia yang disenangi. Di Italia, pendeta-pendeta melarang umatnya minum kopi dan menyatakan bahwa minuman kopi itu dimasukkan sultan-sultan muslim untuk menggantikan anggur. Bukan hanya melarang tetapi juga menghukum orang-orang yang minum kopi.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Bahkan, tahun 1656, Wazir dan Kofri, Kerajaan Usmaniyah, mengeluarkan larangan untuk membuka kedai-kedai kopi. Bukan hanya melarang kopi, tetapi menghukum orang-orang yang minum kopi dengan hukuman cambuk pada pelanggaran pertama. Tetapi bertahun-tahun kemudian, pelarangan minum kopi di Timur Tengah lambat-laun terkikis, sehingga jika seorang suami melarang istrinya minum kopi, si istri tersebut bisa memakai alasan ini untuk minta cerai. </span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Di Swedia, konon Raja Gustaff ke II pernah menjatuhkan hukuman terhadap dua orang saudara kembar. Yang satu hanya dizinkan meminum kopi dan yang satu lagi diizinkan hanya teh. Siapa yang terlebih dahulu mati, maka dialah yang bersalah dalam satu tindak pidana yang dituduhkan terhadap mereka. Ternyata yang mati duluan adalah peminum teh pada usia 83 tahun.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Sejak itu orang-orang Swedia berbalik menjadi peminum kopi paling fanatik yang ada di dunia, sehingga sampai sekarang negara-negara Skandinavia kini peminum kopi tertinggi per kapita di dunia. Setiap orang bisa menghabiskan 12 kg lebih per tahun dibanding dengan di Indonesia yang hanya 0,6 kg per tahun.</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;font-family:Arial, Helvetica, sans-serif;">Begitu bergengsinya minuman kopi ini, hingga Raja Frederick Agung dari Rusia pada tahun 1777 hanya memperbolehkan kalangan atas atau kelas bangsawan saja untuk menunjukkan kearistokratan kopi.<br />
<em>(dari berbagai sumber) </em></span></p>
<p> </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/asmacs.wordpress.com/45/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/asmacs.wordpress.com/45/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asmacs.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asmacs.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asmacs.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asmacs.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asmacs.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asmacs.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asmacs.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asmacs.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asmacs.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asmacs.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=45&subd=asmacs&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/19/sejarah-kopi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ca47a53d4cef656eff18fa67b1ed4d46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">asmacs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berhentilah Mengeluh</title>
		<link>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/berhentilah-mengeluh/</link>
		<comments>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/berhentilah-mengeluh/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 16:07:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asmacs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asmacs.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Coba renungkan penyampaian ini sebelum Anda mulai mengeluhkan berbagai hal  yang terjadi dalam hidup Anda…
01]. Hari ini sebelum Anda mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan  tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali
02]. Sebelum Anda mengeluh tentang rasa dari makanan yang Anda  santap,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
03]. Sebelum Anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=44&subd=asmacs&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Coba renungkan penyampaian ini sebelum Anda mulai mengeluhkan berbagai hal  yang terjadi dalam hidup Anda…</p>
<p>01]. Hari ini sebelum Anda mengatakan kata-kata yang tidak baik,<br />
Pikirkan  tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali</p>
<p>02]. Sebelum Anda mengeluh tentang rasa dari makanan yang Anda  santap,<br />
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.</p>
<p>03]. Sebelum Anda mengeluh tidak punya apa-apa<br />
Pikirkan tentang seseorang  yang meminta-minta di jalanan.</p>
<p>04]. Sebelum Anda mengeluh bahwa Anda buruk,<br />
Pikirkan tentang seseorang  yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.</p>
<p>05]. Sebelum Anda mengeluh tentang suami atau istri Anda,<br />
Pikirkan tentang  seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.</p>
<p>06]. Hari ini sebelum Anda mengeluh tentang hidup Anda,<br />
Pikirkan tentang  seseorang yang meninggal terlalu cepat.</p>
<p>07]. Sebelum Anda mengeluh tentang anak-anak Anda<br />
Pikirkan tentang  seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.</p>
<p>08]. Sebelum Anda mengeluh tentang rumah Anda yang kotor karena pembantu  tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal  dijalanan.</p>
<p>09]. Sebelum Anda mengeluh tentang jauhnya Anda telah menyetir,<br />
Pikirkan  tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.</p>
<p>10]. Dan di saat Anda lelah dan mengeluh tentang pekerjaan Anda,<br />
Pikirkan  tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan  seperti anda.</p>
<p>11]. Sebelum Anda menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,<br />
ingatlah  bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,</p>
<p>12]. Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta<br />
Dan ketika Anda sedang  bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, tersenyum dan berterima kasihlah kepada  Tuhan bahwa Anda masih hidup !</p>
<p>a. Life is a gift</p>
<p>b. Live it…</p>
<p>c. Enjoy it…</p>
<p>d. Celebrate it…</p>
<p>e. And fulfill it.</p>
<p>13]. Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu</p>
<p>14]. Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan</p>
<p>15]. Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan,<br />
Mereka  cantik/tampan karena Anda mencintainya,,,</p>
<p>16]. It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone,<br />
but it’s  also true You don’t know what you’ve been missing until it arrives!!!</p>
<p>Jadi……..berhentilah mengeluh, hadapilah manis pahitnya hidup dengan bersyukur  terhadap semua yang telah Tuhan berikan….</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/asmacs.wordpress.com/44/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/asmacs.wordpress.com/44/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asmacs.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asmacs.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asmacs.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asmacs.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asmacs.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asmacs.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asmacs.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asmacs.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asmacs.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asmacs.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=44&subd=asmacs&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/berhentilah-mengeluh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ca47a53d4cef656eff18fa67b1ed4d46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">asmacs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mulailah Dari Diri Sendiri</title>
		<link>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/mulailah-dari-diri-sendiri/</link>
		<comments>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/mulailah-dari-diri-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 15:41:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asmacs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asmacs.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[“Berusahalah untuk selalu menjadi pihak pertama yang menunjukkan cinta dan  perhatian Anda kepada orang lain. Jangan menuntut perhatian dan cinta mereka  untuk diperlihatkan lebih dahulu. Itulah satu- satunya cara yang saya ketahui  untuk ke luar dari kegelapan hidup,” demikian dikatakan Ny.Eunice Chew (52  tahun), salah satu finalis pemilihan ibu teladan se-Singapura [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=43&subd=asmacs&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>“Berusahalah untuk selalu menjadi pihak pertama yang menunjukkan cinta dan  perhatian Anda kepada orang lain. Jangan menuntut perhatian dan cinta mereka  untuk diperlihatkan lebih dahulu. Itulah satu- satunya cara yang saya ketahui  untuk ke luar dari kegelapan hidup,” demikian dikatakan Ny.Eunice Chew (52  tahun), salah satu finalis pemilihan ibu teladan se-Singapura tahun ini.</p>
<p>Diadopsi oleh pasangan Teochew yang kaya-raya dan sudah memiliki seorang  putra tapi masih ingin punya anak perempuan, maka masa kanak- kanak Chew  dipenuhi kemewahan. Liburan keluarga sering dilewatkan di luar negeri.</p>
<p>Pasangan Teochew menyayangi putrinya dengan cara mereka. Menurut cerita Chew,  mereka adalah produk pendidikan kuno yang tidak mengenal pelukan kepada  anak-anak untuk meyakinkan mereka dari waktu ke waktu bahwa orangtua menyayangi  anak-anak.</p>
<p>Akibatnya, Chew tumbuh menjadi wanita yang haus kasih sayang. Ia menikah pada  usia 17 tahun dengan seorang pegawai transportasi yang bangkrut. Dari pria itu  diharapkannya akan datang<br />
kasih sayang yang dicarinya.</p>
<p>Ternyata ia menikah dengan pria yang suka menyiksa istri. Perkawinan itu  bertahan lima tahun, dikaruniai dua anak. Tak lama setelah bercerai, ayah angkat  Chew wafat karena sakit.<br />
Pembagian warisan menimbulkan pertikaian di dalam  keluarga besar Teochew. Akhirnya Chew<br />
ternyata tidak kebagian apa-apa selain  kewajiban mengurusi ibu angkatnya yang sudah buta dan lumpuh. Chew menjual susu  coklat Milo untuk menyambung hidupnya.</p>
<p>“Ini pengalaman pertama saya harus bekerja mencari uang. Setiap malam saya  menangis karena tidak mengerti berbisnis. Apa yang harus dikatakan dan bagaimana  mengatakannya?,” kata Chew dalam wawancara kepada harian Singapura The Straits  Times.</p>
<p>Ia bertahan dua tahun di pekerjaan itu.</p>
<p>“Bagaimanapun susahnya saya mendapatkan uang, saya selalu memastikan bahwa  ibu mendapat ayam goreng dan ikan setiap hari. Dia memang buta dan lumpuh,  tetapi dia membantu saya mengurus anak-anak sehingga saya bisa bekerja mencari  uang,” katanya.</p>
<p>Ia kemudian ganti pekerjaan, menjadi koki sebuah toko makanan.<br />
Sekitar dua  tahun kemudian ganti lagi menjadi penjual pakaian. Setiap hari ia membopong  empat kantong penuh berisi baju untuk dijual. Tentu saja dengan menumpang  kendaraan umum.</p>
<p>Pada waktu bersamaan, ia menambah pekerjaannya dengan dua hal lain, yaitu  menjadi makelar rumah dan mobil bekas, serta memanfaatkan bakatnya di bidang  seni. Setiap malam Chew mendesain beberapa pola kain untuk sebuah perusahaan  garmen di Jepang. Lumayan pendapatannya. Tapi akhir 1970-an, pasar retail  tekstil melemah, Chew beralih menjadi pelayan restoran.</p>
<p>Beberapa lama kemudian meningkat jadi pimpinan pelayan dan kemudian menjadi  manajer untuk bidang seni.</p>
<p>“Ketika itu saya mulai sering terbang ke luar negeri untuk bernegosiasi  dengan artis-artis terkenal agar mereka tampil di restoran saya. Sementara itu,  saya tetap meneruskan pekerjaan sambilan yang dulu, yaitu menjual rumah dan  mobil, baik yang baru maupun bekas pakai.”</p>
<p>Chew kemudian berhasil mengumpulkan uang cukup banyak untuk mendirikan bisnis  sendiri di bidang perlengkapan mode, tetapi dua asistennya kemudian membawa  pergi semua tabungannya.</p>
<p>“Ketika itu saya sedang sangat membutuhkan uang karena ibu berkali- kali  masuk-ke luar rumah sakit. Hidup saya yang tadinya sudah enak, harus mulai  dibangun lagi dari nol. Betapa bodohnya saya mempercayai mereka dengan uang  sedemikian banyak,” kata Chew.</p>
<p>Sempat terlintas pikiran untuk bunuh diri, tetapi bagaimana nasib anak-anak  kelak? “Saya bersyukur memiliki teman-teman yang memberi dukungan moral dan  bahkan meminjamkan uang. Atas bantuan mereka, saya berhasil melewati  kesulitan.”</p>
<p>Chew sekarang memiliki penghasilan besar dari merawat orang-orang Indonesia  yang berduit, yang sedang dirawat di Singapura karena baru melahirkan atau  sedang terbaring di rumah sakit. Ia juga menjalankan bisnis yang amat  menguntungkan juga, yaitu membuat dan menjual tonik tradisional Tiongkok.</p>
<p>Chew menambah kegiatannya dengan menjadi konsultan tanpa bayaran bagi kaum  istri yang menderita karena suaminya tidak setia, dan bagi orang- orang yang  lama menderita sakit, atau berpenyakit tak tersembuhkan.</p>
<p>“Hidup telah mengajarkan saya bahwa selalu ada jalan ke luar dari setiap  kesulitan. Pasti ada solusi yang masuk akal,” kata Chew. “Yang Anda butuhkan  adalah waktu untuk menenangkan diri, mengatasi gejolak emosi, dan melangkah  setapak demi setapak.”</p>
<p>Ia menyarankan kepada mereka yang menghadapi kesulitan, agar menulis daftar  kesulitan itu pada sehelai kertas. Kemudian bacalah apa yang ditulis itu, dan  tanyakan pada diri sendiri, ‘Apa hal terkecil yang dapat saya lakukan hari ini  untuk mengatasi kesulitan itu?’</p>
<p>“Gelindingkan batu-batu karang yang kecil dari hidup Anda, sampai akhirnya  Anda punya kekuatan untuk mendorong batu karang yang besar. Saya melihat  orang-orang yang sakit berusaha keras untuk bisa hidup. Dunia ini berubah terus  sepanjang waktu. Anda tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Maka jangan sakiti  hati siapapun. Selalu pertimbangkan perasaan orang lain terlebih dahulu, bukan  perasaan Anda sendiri.</p>
<p>Kita memang cenderung untuk melihat sisi buruk orang lain, walaupun karakter  mereka mungkin 99 persennya baik, hanya satu persen yang buruk. Mengapa tidak  bersabar dengan memberikan<br />
mereka waktu untuk menunjukkan yang 99 persen  itu?</p>
<p>Di pagi hari, Anda dapat membuatkan minuman panas untuk keluarga Anda, dan  duduk menemani mereka beberapa menit, kemudian memeluk dan menciumi mereka  sebelum semuanya pergi ke tempat kerja atau ke sekolah. Sekitar 10 menit sebelum  tidur malam setiap hari, berkumpullah bersama keluarga untuk berbagi cerita  mengenai peristiwa sepanjang hari tadi,” demikian Ny.Chew.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/asmacs.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/asmacs.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asmacs.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asmacs.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asmacs.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asmacs.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asmacs.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asmacs.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asmacs.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asmacs.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asmacs.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asmacs.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=43&subd=asmacs&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/mulailah-dari-diri-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ca47a53d4cef656eff18fa67b1ed4d46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">asmacs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal, Lebih Penting</title>
		<link>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/mengenal-lebih-penting/</link>
		<comments>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/mengenal-lebih-penting/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 15:39:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asmacs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asmacs.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[
Alkisah, pada suatu hari, diadakan sebuah pesta emas peringatan 50 tahun  pernikahan sepasang kakek -nenek. Pesta ini pun dihadiri oleh keluarga besar  kakek dan nenek tersebut beserta kerabat dekat dan kenalan.
Pasangan kakek-nenek ini dikenal sangat rukun, tidak pernah terdengar oleh  siapapun bahkan pihak keluarga mengenai berita mereka perang mulut. Singkat  kata, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=42&subd=asmacs&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="storycontent">
<p>Alkisah, pada suatu hari, diadakan sebuah pesta emas peringatan 50 tahun  pernikahan sepasang kakek -nenek. Pesta ini pun dihadiri oleh keluarga besar  kakek dan nenek tersebut beserta kerabat dekat dan kenalan.</p>
<p>Pasangan kakek-nenek ini dikenal sangat rukun, tidak pernah terdengar oleh  siapapun bahkan pihak keluarga mengenai berita mereka perang mulut. Singkat  kata, mereka telah mengarungi bahtera pernikahan yang cukup lama bagi kebanyakan  orang. Mereka telah dikaruniai anak-anak yang sudah dewasa dan mandiri baik  secara ekonomi maupun pribadi. Pasangan tersebut merupakan gambaran sebuah  keluarga yang sangat ideal.</p>
<p>Di sela-sela acara makan malam yang telah tersedia, pasangan yang merayakan  peringatan ulang tahun pernikahan mereka ini pun terlihat masih sangat romantis.  Di meja makan, telah tersedia hidangan ikan yang sangat menggiurkan yang  merupakan kegemaran pasangan tersebut.</p>
<p>Sang kakek pun, pertama kali melayani sang nenek dengan mengambil kepala ikan  dan memberikannya kepada sang nenek, kemudian mengambil sisa ikan tersebut  untuknya sendiri.</p>
<p>Sang nenek melihat hal ini, perasaannya terharu bercampur kecewa dan heran.  Akhirnya sang nenek berkata kepada sang kakek: “Suamiku, kita telah melewati 50  tahun bahtera pernikahan kita. Ketika engkau memutuskan untuk melamarku, aku  memutuskan untuk hidup bersamamu dan menerima dengan segala kekurangan yang ada  untuk hidup sengsara denganmu walaupun aku tahu waktu itu kondisi keuangan  engkau pas-pasan. Aku menerima hal tersebut karena aku sangat mencintaimu. Sejak  awal pernikahan kita, ketika kita mendapatkan keberuntungan untuk dapat  menyantap hidangan ikan, engkau selalu hanya memberiku kepala ikan yang  sebetulnya sangat tidak aku suka, namun aku tetap menerimanya dengan mengabaikan  ketidaksukaanku tersebut karena aku ingin membahagiakanmu. Aku tidak pernah lagi  menikmati daging ikan yang sangat aku suka selama masa pernikahan kita.  Sekarangpun, setelah kita berkecukupan, engkau tetap memberiku hidangan kepala  ikan ini. Aku sangat kecewa, suamiku. Aku tidak tahan lagi untuk mengungkapkan  hal ini.”</p>
<p>Sang kakek pun terkejut dan bersedihlah hatinya mendengarkan penuturan Sang  nenek. Akhirnya, sang kakek pun menjawab, “Istriku, ketika engkau memutuskan  untuk menikah denganku, aku sangat bahagia dan aku pun bertekad untuk selalu  membahagiakanmu dengan memberikan yang terbaik untukmu. Sejujurnya, hidangan  kepala ikan ini adalah hidangan yang sangat aku suka. Namun, aku selalu  menyisihkan hidangan kepala ikan ini untukmu, karena aku ingin memberikan yang  terbaik bagimu. Semenjak menikah denganmu, tidak pernah lagi aku menikmati  hidangan kepala ikan yang sangat aku suka itu. Aku hanya bisa menikmati daging  ikan yang tidak aku suka karena banyak tulangnya itu. Aku minta maaf,  istriku.”</p>
<p>Mendengar hal tersebut, sang nenek pun menangis. Merekapun akhirnya  berpelukan. Percakapan pasangan ini didengar oleh sebagian undangan yang hadir  sehingga akhirnya merekapun ikut terharu.</p>
<p>Kadang kala kita terkejut mendengar atau mengalami sendiri suatu hubungan  yang sudah berjalan cukup lama dan tidak mengalami masalah yang berarti, kandas  di tengah-tengah karena hal yang sepele, seperti masalah pada cerita di  atas.</p>
<p>Kualitas suatu hubungan tidak terletak pada lamanya hubungan tersebut,  melainkan terletak sejauh mana kita mengenali pasangan kita masing-masing.</p>
</div>
<p>&lt;!&#8211; 	   &#8211;&gt;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/asmacs.wordpress.com/42/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/asmacs.wordpress.com/42/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asmacs.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asmacs.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asmacs.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asmacs.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asmacs.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asmacs.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asmacs.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asmacs.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asmacs.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asmacs.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=42&subd=asmacs&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/mengenal-lebih-penting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ca47a53d4cef656eff18fa67b1ed4d46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">asmacs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENIKMATI KEBOSANAN</title>
		<link>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/menikmati-kebosanan/</link>
		<comments>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/menikmati-kebosanan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 15:35:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asmacs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asmacs.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[
Ini sebuah cerita ringan tentang kebosanan.
Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.
Tamu : “Sebenarnya apa itu perasaan ‘bosan’, pak tua?”
Pak Tua : “Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan,  mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan  keadaan yang monoton dari waktu ke waktu.”
Tamu : “Kenapa kita merasa bosan?”
Pak Tua : [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=41&subd=asmacs&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="storycontent">
<p>Ini sebuah cerita ringan tentang kebosanan.</p>
<p>Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.</p>
<p>Tamu : “Sebenarnya apa itu perasaan ‘bosan’, pak tua?”</p>
<p>Pak Tua : “Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan,  mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan  keadaan yang monoton dari waktu ke waktu.”</p>
<p>Tamu : “Kenapa kita merasa bosan?”</p>
<p>Pak Tua : “Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita  miliki.”</p>
<p>Tamu : “Bagaimana menghilangkan kebosanan?”</p>
<p>Pak Tua : “Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan  terbebas darinya.”</p>
<p>Tamu : “Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?”</p>
<p>Pak Tua: “Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah bosan  makan nasi yang sama rasanya setiap hari?”</p>
<p>Tamu : “Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, Pak  Tua.”</p>
<p>Pak Tua : “Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam  rutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang.”</p>
<p>Tamu: “Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?”</p>
<p>Pak Tua : “Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis  sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya  membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat.  Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri atau  dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya.”</p>
<p>Lalu Tamu itu pun pergi.</p>
<p>Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.</p>
<p>Tamu : “Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa saya  masih merasa bosan juga?”</p>
<p>Pak Tua : “Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan.”</p>
<p>Tamu : “Contohnya?”</p>
<p>Pak Tua : “Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil  dulu.”</p>
<p>Lalu Tamu itu pun pergi.</p>
<p>Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.</p>
<p>Tamu : “Pak tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktu  senggang saya bermain sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi  dulu. Dan keajaiban pun terjadi. Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan  lagi, meskipun di saat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap  membosankan. Kenapa bisa demikian, Pak Tua?”</p>
<p>Sambil tersenyum Pak Tua berkata: “Karena segala sesuatu sebenarnya berasal  dari pikiranmu sendiri, anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang  berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermain seperti anak kecil agar  pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu  tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Segala  sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir  ceria menjadikan kamu ceria.”</p>
</div>
<p>&lt;!&#8211; 	   &#8211;&gt;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/asmacs.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/asmacs.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asmacs.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asmacs.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asmacs.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asmacs.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asmacs.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asmacs.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asmacs.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asmacs.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asmacs.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asmacs.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=41&subd=asmacs&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/menikmati-kebosanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ca47a53d4cef656eff18fa67b1ed4d46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">asmacs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makna Kehidupan</title>
		<link>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/makna-kehidupan/</link>
		<comments>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/makna-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 15:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>asmacs</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asmacs.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[
Tuhan yang Maha Baik memberi kita ikan,
tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya.
Demikian juga Jika kamu  terus menunggu waktu yang tepat,
mungkin kamu tidak akan pernah  mulai.
Mulailah sekarang…
mulailah di mana kamu berada sekarang dengan apa  adanya.
Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai,
tapi  sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.
Perkawinan memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=40&subd=asmacs&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="storycontent">
<p>Tuhan yang Maha Baik memberi kita ikan,</p>
<p>tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya.<br />
Demikian juga Jika kamu  terus menunggu waktu yang tepat,<br />
mungkin kamu tidak akan pernah  mulai.<br />
Mulailah sekarang…<br />
mulailah di mana kamu berada sekarang dengan apa  adanya.</p>
<p>Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai,<br />
tapi  sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.</p>
<p>Perkawinan memang memiliki banyak kesusahan,<br />
tetapi kehidupan lajang juga  memiliki suka-duka.<br />
Buka mata kamu lebar-lebar sebelum menikah,<br />
dan  biarkan mata kamu setengah terpejam sesudahnya.</p>
<p>Menikahi wanita atau pria karena kecantikannya atau ketampanannya<br />
sama  seperti membeli rumah karena lapisan catnya.<br />
Harta milik yang paling berharga  bagi seorang pria di dunia ini adalah<br />
hati seorang wanita.</p>
<p>Begitu juga Persahabatan, persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2  raga<br />
Persahabatan sejati layaknya kesehatan,<br />
nilainya baru kita sadari  setelah kita kehilangannya.</p>
<p>Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu didalam hatimu<br />
dan  akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya.<br />
Sahabat adalah  tangan Tuhan untuk menjaga kita.</p>
<p>Rasa hormat tidak selalu membawa kepada persahabatan,<br />
tapi jangan pernah  menyesal untuk bertemu dengan orang lain…<br />
tapi menyesal-lah jika orang itu  menyesal bertemu dengan kamu.</p>
<p>Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran.<br />
Dialah hiasan dikala  kamu senang dan perisai diwaktu kamu susah.<br />
Namun kamu tidak akan pernah  memiliki seorang teman,<br />
jika kamu mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.</p>
<p>Karena semua manusia itu baik kalau kamu bisa melihat kebaikannya<br />
dan  menyenangkan kalau kamu bisa melihat keunikannya<br />
tapi semua manusia itu akan  buruk dan membosankan<br />
kalau kamu tidak bisa melihat keduanya.</p>
<p>Begitu juga Kebijakan, Kebijakan itu seperti cairan,<br />
kegunaannya terletak  pada penerapan yang benar,<br />
orang pintar bisa gagal karena ia memikirkan  terlalu banyak hal,<br />
sedangkan orang bodoh sering kali berhasil dengan  melakukan tindakan tepat.</p>
<p>Dan Kebijakan sejati tidak datang dari pikiran kita saja,<br />
tetapi juga  berdasarkan pada perasaan dan fakta.<br />
Tak seorang pun sempurna.<br />
Mereka yang  mau belajar dari kesalahan adalah bijak.<br />
Menyedihkan melihat orang berkeras  bahwa mereka benar<br />
meskipun terbukti salah.</p>
<p>Apa yang berada di belakang kita dan apa yang berada di depan<br />
kita adalah  perkara kecil berbanding dengan apa yang berada di dalam kita.</p>
<p>Kamu tak bisa mengubah masa lalu….<br />
tetapi dapat menghancurkan masa kini  dengan mengkhawatirkan masa depan.</p>
<p>Bila Kamu mengisi hati kamu ….<br />
dengan penyesalan untuk masa lalu dan  kekhawatiran untuk masa depan,<br />
Kamu tak memiliki hari ini untuk kamu  syukuri.</p>
<p>Jika kamu berpikir tentang hari kemarin tanpa rasa penyesalan<br />
dan hari  esok tanpa rasa takut,<br />
berarti kamu sudah berada dijalan yang benar menuju  sukses.</p>
</div>
<p>&lt;!&#8211; 	   &#8211;&gt;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/asmacs.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/asmacs.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asmacs.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asmacs.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asmacs.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asmacs.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asmacs.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asmacs.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asmacs.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asmacs.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asmacs.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asmacs.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asmacs.wordpress.com&blog=3145635&post=40&subd=asmacs&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asmacs.wordpress.com/2008/05/14/makna-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ca47a53d4cef656eff18fa67b1ed4d46?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">asmacs</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>